OMAH YUDHI

Omah Yudhi sebenarnya merupakan sebuah homestay atau tempat menginap, namun begitu homestay ini kadang menjadi tempat tujuan wisata.

AMAZING TEMANGGUNG

Awal mula dibangunnya Omah Yudhi ini berawal dari komunitas Spedagi (sepeda pagi yang diproduksi dari bambu) yang mengadakan kegiatan ICVR (International Converence village Refitalitation). Sebuah konferensi tentang refitalitasi desa, saat itu Yudhi harus menyediakan akomodasi untuk tamu internasional pada tahun 2014 dengan konsep homestay yang ditempatkan di rumah-rumah penduduk termasuk Yudhi. Dari hal ini Yudhi berinisiatif untuk membangun dan mengembangkan homestay menjadi sebuah bangunan yang memang ditujukan sebagai homestay, dan konsep pedesaan berkelas internasional menjadi pilihannya.
Homestasy Omah Yudhi berlokasi di Kandangan Temanggung, lokasinya tidak jauh dari kediaman Singgih Susilo Kartono yang memproduksi Radio Kayu Magno, sebuah desain radio dari kayu yang mendapat Good Design tingkat Internasional di Jepang. Di tempat Singgih juga Spedagi diproduksi.
Omah Yudhi tidak jauh dari jalan raya, di depan pasar Kandangan, space buat parkir mobil tidak begitu luas, namun asri sejuk dan indah, di depannya membentang rumah berbentuk limasan yang terbuat dari bahan alam dan sebuah taman gantung yang cukup lebar dan tinggi di salah satu bagian tembok parkiran dengan tanaman nan hijau dan segar. Jalan setapak dari batu-batu kecil yang ditata menambah apik suasana pedesaan, rerumputan yang segar dan tanaman-tanaman sebagai pagar pembatas membuat Omah Yudhi semakin cantik.
Homestay Omah Yudhi terbagi dalam 4 kamar, 2 rumah bambu kecil buat 2 orang (cocok nih buat yang mau honeymoon, nggak usah jauh-jauh), 1 rumah bambu cukup besar dengan bed yang bisa buat 8 orang dan 1 rumah limasan buat sebuah keluarga. Rumah bambu yang paling besar berfungsi buat ruang makan bagian bawahnya, dan ruang serba guna dibagian atasnya. Di bangunan ini juga yang sering menjadi tempat workshop dan seminar-seminar kelas dunia. Workshop yang sering diadakan selalu berkaitan dengan refitalisasi desa, seperti membuat kerajinan bambu, membuat keranjang dan sebagainya.
Di Omah Yudhi suasananya yang pedesaan menjadikan udara yang sejuk dan segar, disamping kanan kirinya terbentang sawah menghijau. Ketika kita datang, biasanya akan di sambut langsung oleh pemiliknya Omah Yudhi, masakan yang disajikanpun makanan pedesaan yang tanpa pengawet dan semua diambil langsung dari sawah dan ladang, namun disajikan bertaraf internasional, hingga kadang kita tidak percaya bahwa yang disajikan adalah makanan pedesaan.
Akan sangat beruntung bila menginap di Omah Yudhi berbarengan dengan Pasar Papringan di Ngadiprono, sebuah pasar bukan sembarang pasar, pasar yang hanya dibuka tiap Minggu Wage sama Minggu Pon dan hanya dari jam 06:00 sampai jam 12:00 namun dihadiri dari mana-mana, bahkan dari manca negara. Dipasar ini kita akan menemui masakan-masakan pedesaan yang khas seperti sego gono, sego urap, sawut, dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya kita akan bahas di halaman yang memang membahas Pasar Papringan..

omah yudhi

REKOMENDASI

PASAR PAPRINGAN

Open

CEK DAM KEMBANGSARI

Open

SIGROWONG

Open

WATU ANGKRIK

Open

WATU LAYAH

link here

EMBUNG TLOGOPUCANG

link here

WISATA ALAM

Open

WISATA KELUARGA

Open

WISATA RELIGY

Open

WISATA SEJARAH DAN EDUKASI

Open

WISATA BUDAYA

link here

WISATA KULINER

link here